Film Cerita Akhir Pekan


Masih tentang merindu.
Hmmm…
Bandung. Kmaren Bang Untung bilang kota ini TOP. Dan isi koran KOMPAS minggu kali ini ngehe banget. Selasar Sunaryo, the Valley, tulisan Agung Hujatnikajenong, profile Runi Palar, pasar Gasibu… Hhh…

Hhhh… *menghela napas*
Hari minggu tanpa kegiatan yg berarti. Hanya lari pagi, nonton Doraemon dan Dapur Klok Klok (love you, Sogi!), tidur di depan tv, masak makan pagi, tidur depan tv (lagi), bangun gara-gara gempa yg membuat terbirit-birit dan diketawain sama bapak-bapak Rumah Cemara, leyeh-leyeh di kamar, Hilmi dateng, mandi, Boim dateng, pergi deh… ngupi-ngupi di tempat yang disebut Bang Taufik. Gw, Iday, Hilmi, Boim. Tambahan Adun dan dua orang lainnya yg ga gw tau namanya, trus Boim nelp Jun, sehingga Jun dateng bareng Novi. Kemudian Boim nelp Jeffry, sehingga Jeffry bergabung. Karena ada Jeffry, maka Hilmi berkewajiban nelpon Ogek, sehingga Ogek dateng dianterin adiknya. Terus Boim nyuruh gw sms Taufik, sehingga Taufik juga dateng. Ck ck ck… Ternyata gampang juga ya ngumpulin orang sebanyak itu.
Seru juga pembicaraan di kedai kopi sore itu. Dari mulai pembicaraan serius tentang pengadaan barang temporary shelter (yang ini tentu aja Boim dan Adun dan dua orang yang entah siapa), sampai pembicaraan ga penting seperti syarat punya buku paririmbon adalah nyembelih ayam yang kakinya bebas bulu. Tentu aja pembicaraan ga penting ini ada di pihak gw.
Tapi ga ada yg bisa mengalahkan rasa ini. Kangennya gw akan sore-sore di KGU 8. Hhhh… I miss all of you guys. Udah ga bisa dijelaskan dengan kata-kata. Huaaa… Jangan paksa gw untuk menjelaskan disini ya. Kangen ini begitu menyesakkan.

Cuman memang gw butuh hari tenang seperti ini. Minggu lalu terlalu hectic. Kedatangan Pak Martin, yg berarti gw harus stay alert dan stay focus. Kerja keras dan menimba ilmu banyak-banyak. Pas banget dengan waktunya Barly ada di Banda Aceh. Siyal. Terus Bobby dari Meulaboh dateng juga. Damn. Walhasil hari minggu kmaren terlalu banyak ajakan untuk main. Ke Sabang bersama Mas Isra. Nemenin Bobby belanja. Ngabisin waktu di Mess BRR. Atau ke Lamsenia nonton Barly muter filmnya. Tentunya gw pilih yang terakhir.
Lamsenia dan rombongan film Barly. Perfect.

Hmm…

Free Image Hosting at www.ImageShack.usDengan sangat terpaksa gw pasang foto gw dengan Jun di kedai kopi. Sejuta amarah karena semua foto-foto Lamsenia di hari Minggu itu dihapus dengan seenaknya aja sama Panci dari yayasan Puter. Huh! Kalo cemburu, ga usah kyk gitu dong caranya…






And you… You shouldn’t look me in the eye, ok! You know the deal…

Comments

Popular posts from this blog

River Boys

2016: Where did we go wrong?

Highschool of the damned